Apa peranmu Kak?
Kuingat padamu seketika,
Ya itu secara otomatis terhubung
Dengan kecepatan yang tak terduga
A kan hal serupa yang juga pernah meluncur
Seolah dengan spontan dari bibirmu yang tipis;
Kupahami bahwa tidak sesingkat itu engkau mencoba mengumpulkan keberanianmu, juga butuh sekian waktu engkau mereka kata memilih tutur yang layak hingga pantas, menjadi sebuah tanya yang mampu terendus sebagai keseriusan hati;
Engkau tidak datang untuk menjadi bintang atau pusatnya perhatian bagi setiap mata, engkau datang juga dengan keingintahuan yang kau sertakan, sebelum kepergian dan perpisahan oleh keadaan dan situasi pekerjaan dan perjalanan kita;
Sebenarnya, bukan aku menjadi apa lagi nantinya, engkau kini kian tampak semakin ingin tahu tentang dirimu yang sebenarnya;
Walau...
Semua jawaban tentang itu sebenarnya, telah jauh sebelum ini kembali kita bicarakan,... Kepastian untuk kesekian kali, tetap masih ingin kau dengar, @ndai musim semi yang kau nanti kelak menggulirkan kembali kisah termanis lagi 🤯 tentu untuk kita...




